Pohon dan Angin

Kosong. Pemandangan di depanku tampak kosong. Padahal jelas sekali aku melihat mobil dan bus berlalu lalang melewati tol. Rasanya aku ingin menaiki salah satunya yang bisa membawaku ketempat dimana aku bisa tertawa dan tersenyum tanpa memikirkan apapun. 


Aku kedinginan. Malam ini sungguh aku kedinginan. Tol yang panjang itu dikelilingi pepohonan. Salah satunya berada jauh di depanku. Pohon itu berbeda. Dia berdiri sendirian. Aku menatap dengan sedih kemana Sang angin membawa setiap daunnya bergoyang kesana kemari. Kasian. Aku seperti melihat diriku sendiri. 


Apa yang bisa dilakukan pohon itu terhadap Sang angin yang mengusik daun-daunnya? Pohon itu tampak kokoh. Tapi aku yakin dia rapuh dan bisa tumbang jika Sang angin terlalu kencang menerpanya. Benar-benar menyakiti hatiku. 


Tapi kau tau? Pohon itu benar-benar mencintai Sang angin. Mau tau kenapa? 

Aku melihat di sekitar pohon besar itu tak ada pohon lainnya yang berdiri disampingnya. Tentu pohon itu merasa kesepian. Hei, mereka juga bisa merasa kesepian. Lalu bagaimana jika suatu saat pohon itu kedatangan sesuatu yang bisa menemaninya? Senang bukan? Merasa bahagia tentunya. Tentu saja Sang angin yang kumaksud. Pohon itu tidak lagi kesepian, hari-harinya ditemani Sang angin, entah itu angin yang kecil atau besar sekalipun. Lucunya, meski sang angin datang dengan kemarahan yang meledak, pohon itu tetap berdiri tegak.


Berulang kali Sang angin menerpanya dengan kekuatannya, merasa jika pohon tersebut kuat. Namun tanpa dia sadari, akar-akar si pohon perlahan mulai rapuh. Benar, akar yang tidak bisa dilihat Sang angin. 


Jika kau bertanya kenapa pohon masih saja bertahan meski sudah disakiti Sang Angin berkali-kali? 


Jika Pohon tersebut runtuh. Dia akan melukai semua yang ada disekitarnya. Dan juga dia akan meninggalkan Sang angin sendirian. Tetapi apakah Sang angin juga berfikir demikian? Sang angin mungkin saja bisa mencari pohon lain sebagai temannya. Tetapi ketika pohon itu sudah tidak ada, apakah akan ada yang sama seperti pohon itu? Angin tidak pernah mati, dia hanya bersembunyi. Namun jika pohon itu mati, maka dia tidak bisa hidup kembali. Dia hanya akan digantikan pohon lainnya. 


Jangan bertanya kepadaku bagaimana kisah selanjutnya tentang Pohon dan Angin. Karna aku juga sedang melihatnya. Namun seharusnya kau tau, siapa yang akan kalah disini. 

Comments